Kembali lagi bersama saya di blog musik tergokil ini. Nah pada kesempatan kali ini, saya akan membahas fakta-fakta album rock favorit saya yaitu Nevermind yang merupakan karya band rock asal Amerika, Nirvana yang dirilis pada 24 September 1991. Tanpa banyak basa basi, yuk kembali ke topik aja.
1. Kurt Cobain agak khawatir dengan lagu Come As You Are
Intro lagu Come As You Are terdengar sangat mirip dengan
intro gitar Killing Joke pada singel mereka, Eighties. Cobain tahu mengenai hal
ini, ia sempat berpikir bahwa fans dan stasiun radio akan memboikot lagu ini
dan menganggap Nirvana telah membajak hak cipta orang lain. Namun sejarah
menunjukkan sebaliknya, Come As Are Anda menjadi salah satu lagu Nirvana paling
sukses dan tidak ada reaksi dari penggemar atau komentar dari para DJ radio
bahwa ada kemiripan di antara kedua lagu. Tentu saja Come As You Are terdengar
lebih baik dari Eighties.
2. Cobain menyebutkan daftar lagu secara spontan di depan
eksekutif perusahaan rekaman
Ketika Nirvana selesai dengan sesi rekaman Nevermind,
seperti kebanyakan band, mereka mulai memilih urutan lagu apa yang terbaik untuk
album terbaru mereka. Menurut bassist Krist Novoselic dan drummer Dave Grohl,
itu adalah proses seleksi yang cukup sederhana.
Beberapa minggu sebelum proses mastering akan dimulai,
Cobain dan Novoselic bertemu dengan eksekutif Geffen Records untuk menyerahkan
daftar lagu terakhir yang mereka pilih. Novoselic mengaku terkejut ketika
melihat Cobain dengan enteng menyebutkan urutan lagu di album Nevermind dengan
lancar tanpa sedikit pun kebimbangan. Entah karena ia telah memikirkan dengan
masak bagaimana bentuk akhir album ini jauh sebelumnya, atau ia memang tak
peduli dengan semua itu (yang terakhir ini adalah yang paling mungkin bila
melihat pribadi Cobain)
3. Kiss di sampul belakang album
Sampul belakang album Nevermind menampilkan collage
fotografi 'aneh dan primitif' karya Cobain yang dikumpulkannya selama
bertahun-tahun sebagai seniman dan penulis lagu.
Itu adalah sebuah foto monyet yang digambarkan berada di
neraka. Tapi, jika Anda melihat dengan sangat jeli, Anda dapat melihat di atas
kepala monyet gambar album Kiss tahun 1976, Destroyer.
Percayalah, Anda benar-benar harus mencarinya, walaupun
gambarnya sedikit kabur, tapi itu memang betul-betul ada. Kiss adalah salah
satu band favorit Cobain saat ia masih bocah dan sepertinya Cobain sangat
menggilai album Destoyer.
Dalam sebuah wawancara Cobain pernah mengatakan, "Jika
Anda melihatnya (sampul belakang Nevermind) dari dekat, ada gambar album Kiss
di belakang, di atas sepotong daging."
![]() |
| Monyet yang muncul pada album Kiss tahun 1976, Destroyer |
4. Nirvana diusir dari pesta launching albumnya sendiri
Ada sebuah tradisi di mana sebaiknya dilakukan pesta sebelum
rekaman dirilis. Kadang itu sangat menyebalkan, namun jika Anda tidak
melakukannya, para bos di perusahaan rekaman akan mengancam Anda dengan berkata
bahwa tidak akan ada orang yang akan membeli album Anda. Tapi kita semua tahu
itu adalah omong kosong, dan karena diwajibkan dalam kontrak, sehingga Anda
diharapkan muncul.
Nirvana muncul untuk pesta peluncuran Nevermind di bar kecil
di Seattle dengan sedikit mabuk. Setelah pesta mulai menggila, personel Nirvana
dan teman-teman mereka mulai keluar jalur dengan memulai saling melempar
makanan hingga membuat suasana bar betul-betul kacau.
Alhasil, trio grunge ini terpaksa digiring keluar dari pesta
mereka sendiri dengan tubuh dan pakaian penuh buah, sayuran, dan saus salad.
5. Kurt Cobain meminta royalti yang lebih besar
Setelah Nevermind meledak dan menggeser Raja Pop Michael
Jackson dari puncak tangga lagu Billboard 100, popularitas Nirvana makin
meroket.
Cobain terdaftar sebagai penulis lirik dan lagu, sementara
dua orang temannya hanya memainkan musik. Dengan Smells Like Teen Spirit
menjadi lagu terpopuler di radio seluruh dunia, royalti yang mereka terima
semakin melambung.
Cobain yang merasa punya andil besar dalam pembuatan
lagu-lagu Nirvana menuntut kue royalti yang lebih besar. Seperti yang dapat Anda
bayangkan, Novoselic dan Grohl tidak senang hati dengan tuntutan ini dan
mengancam akan keluar dari Nirvana jika masalah ini tidak diselesaikan.
6. Dave Grohl bukan satu-satunya drummer di album Nevermind
Sudah jadi pengetahuan umum bahwa Dave Grohl adalah drummer
keenam Nirvana dan Nevermind adalah album studio pertamanya dengan Nirvana.
Namun, dia bukan satu-satunya drummer di album tersebut.
Sebelum Dave Grohl masuk, Nirvana menyewa Chad Channing
sebagai drummer selama seminggu di sebuah studio rekaman murahan di Seattle.
Di studio inilah bersama produer Butch Vig, Nirvana merekam
demo lagu-lagu (yang dikenal sebagai Smart Sessions) yang akhirnya muncul di
album Nevermind.
Lagu yang direkam dalam sesi ini adalah Lithium, In Bloom,
Breed (saat itu berjudul Immodium), Stay Away (saat itu berjudul Pay To Play)
dan Polly.
Polly tampaknya menjadi lagu terakhir yang tak tersentuh
ketika Nirvana merekam album Nevermind di Sound City Studios di California. Saat
itu, Dave Grohl sudah duduk di belakang drum kit.
Polly pada dasarnya tidak memiliki track drum. Namun, bagian
chorus-nya mendapat tambahan aksen desingan cymbal. Dan pukulan cymbal Chad
Channing dalam demo Polly berakhir di master Nevermind.
Alasan di balik ini cukup sederhana: Produser Vig menganggap
bahwa pukulan cymbal Channing di lagu itu sudah sempurna dan punya timing yang
tepat, sehingga tidak perlu lagi direkam ulang oleh Dave Grohl.
7. Endless, Nameless tidak tercetak pada 50.000 keping album
Nevermind
Endless, Nameless adalah lagu tersembunyi di album Nevermind
yang dimulai beberapa menit setelah lagu terakhir yang 'tenang' dan sangat
pribadi, Something In The Way.
Lagu ini lahir dari sebuah jam session improvisasi yang
direkam oleh sound engineer yang membiarkan pita rekaman bergulir saat Nirvana
mengacaukan take rekaman lithuim. Setelah jam session itu selesai dan Cobain
telah menghancurkan gitarnya berkeping-keping, mereka segera pulang ke rumah.
Vig sedang mencari gitar left handed (kidal) ketika sound
engineer memutar rekaman 'gaduh' itu. Setelah mendengar rekaman spontan mereka
yang kacau namun dinamis, band ini memutuskan rekaman itu harus muncul sebagai
hidden track di album Nevermind.
Ketika dirilis pada 24 September 1991, lebih dari 50.000
copy album tidak menampilkan lagu Endless, Nameless. Ada kesalahan di divisi
percetakan yang menyebabkan lagu penutup yang riuh di Nevermind itu harus
dipotong.
8. 'Hanya butuh' USD65.000 untuk membuat album Nevermind
Rekaman album pertama Nirvana Bleach dibuat hanya dengan
biaya USD606 yang mereka pinjam dari gitaris Soundgarden Chris Everman - yang
kemudian ikut tur dengan Nirvana setelah album Bleach rilis.
Cukup dipahami karena Nirvana belum jadi bintang utama waktu
itu. Apakah Anda berpikir setelah berhasil meneken kontrak dengan label besar
akan meningkatkan anggaran produksi Anda, itu tidak terjadi pada Nirvana.
Nevermind direkam di Sound City Studios, Van Nuys,
California, yang kini sudah tidak berfungsi lagi. Jika Anda pernah melihat film
dokumenter Dave Grohl di Sundance tentang studio terkenal itu, Anda mungkin
akan mengerti mengapa Nevermind tak begitu menelan banyak biaya.
Sound City adalah gudang lusuh, kotor dan suram yang saat
itu masih dianggap 'layak' sebagai sebuah studio. Meskipun dekorasinya
'menjerit' minta direnovasi, beberapa musisi terkenal pernah rekaman di sana
(Fleetwood Mac, Johnny Cash, Neil Young) karena studio itu dianggap punya
live-room yang magis dan ongkos sewanya yang terjangkau. Jadi patut untuk
diingat dan dipertimbangkan: anggaran besar tidak menjamin keberhasilan dan
meningkatkan kesempatan Anda untuk membuat album klasik secara instan.
9. Penis bayi di sampul album Nevermind sebelumnya hendak
ditutup stiker
Sampul album ini pertama kali digagas oleh Cobain di flat
sewaan di mana ia berbagi kamar dengan Grohl di Seattle, setelah mereka
menyaksikan sebuah film dokumenter tentang kelahiran bayi dalam air.
Cobain ingin sesuatu yang mencolok dan mudah diingat, dan
berpikir bahwa bayi yang mengapung di kolam renang akan menjadi gagasan yang
bagus.
Tentu saja itu ide tersebut dianggap sangat kontroversial
sehingga eksekutif Geffen Records mencoba untuk meyakinkan Cobain untuk mencari
ide yang lain.
Namun Cobain tetap bersikeras, dan akhirnya Geffen sepakat
untuk menggunakan idenya, dengan syarat Nirvana harus menerima bila foto itu
terlalu mengejutkan bagi publik, mereka harus memiliki rencana cadangan.
Rencananya adalah dengan menggunakan stiker untuk menutupi
penis bayi. Namun, Cobain masih tetap alot. Ia bersedia foto itu ditutup stiker
asalkan sampul album itu disertai tulisan, "Jika Anda tersinggung oleh
gambar ini, Anda pasti seorang pedofil yang tersembunyi."
Ada lagi cerita menarik dari fotografer Krik Weddle yang
membuat foto sampulnya. Weddle mengambil foto dari dua bayi: bayi laki-laki dan
bayi perempuan. Setelah menunjukkan kumpulan foto kepada eksekutif Geffen,
Weddle mengatakan ia lebih suka foto bayi perempuan. Namun, orang-orang dari
Geffen mengisyaratkan bahwa mereka ingin foto bayi laki-laki.
10. Smells Like Teen Spirit diduga menjiplak lagu More Than
A Feeling
Selama produksi Nevermind, Cobain selalu mengutip the Pixies
sebagai pengaruh utamanya di album Nevermind untuk penggunaan dinamika keras
dan tenang mereka.
Tak perlu disangsikan lagi jika Smells Like Teen Spirit
adalah lagu kebangsaan remaja yang tak ada matinya, namun kritikus musik
menganggap bahwa lagu tersebut kekurangan orisinalitas.
Selama penampilan Nirvana di Reading Festival '92, yang
merupakan salah satu pertunjukan live mereka yang paling banyak dipuji, Cobain
memainkan lagu More Than A Feeling, singel milik band progresif rock Boston,
yang langsung bersambung dengan intro Smells Like Teen Spirit.
Dengan aksi panggungnya ini, Cobain seolah membuktikan bahwa
bagian gitar di kedua lagu sangat mirip, juga tempo dan progresi akord-nya.
Cobain belum pernah mengakui bahwa ia telah menjiplak lagu
More Than A Feeling, tetapi tindakan kadang bersuara lebih keras daripada
kata-kata...
Mungkin segitu dulu fakta-fakta yang dapat saya bagikan ke kalian. Tak lupa berterima kasih kepada kalian yang bersedia meluangkan waktunya untuk membaca blog ini.
Semoga bermanfaat.
Mungkin segitu dulu fakta-fakta yang dapat saya bagikan ke kalian. Tak lupa berterima kasih kepada kalian yang bersedia meluangkan waktunya untuk membaca blog ini.
Semoga bermanfaat.


